Renungkanlah

Usia Kita, Pencapaian Kita

  Sebuah buku berjudul “Tuesday With Morrie” mengisahkan seorang Profesor yang mengisi hari-hari terakhir hidupnya dengan mengajari mantan muridnya tentang berbagai makna kehidupan. Mereka bertemu setiap hari Selasa. Dalam setiap pertemuan, mereka berbicara banyak hal. Tentang pekerjaan, perkawinan, kematian, dan sebagainya. Suatu Selasa, topik yang dibahas adalah tentang usia. “Pernahkah Anda merasa takut tua, Pak?”… Lanjutkan membaca Usia Kita, Pencapaian Kita

Curhat

Menjadi Asing

Dear my bestie….

Blog Prita

ilustrasi-blog-15

Kepada: seorang sahabat

Halo, Sobat.

Membersamaimu di sisa hari ini (dan kemarin, kemarinnya lagi, minggu lalu, dan entah berapa banyak lagi sepanjang belasan purnama yang sudah lewat) membuat aku berpikir, apakah hari ini akan terpatri menjadi kenang, atau berlalu diiring lupa?

Jauh sebelum hari ini, kita pernah saling kenal, Sob. Aku sendiri lupa. Ada seseorang yang memberitahuku bahwa kita pernah saling kenal sebelumnya, yang kemudian kita menapak di jalan masing-masing yang berbeda, yang menjadikan kita asing satu sama lain. Aku tidak ingat pernah kenal kau, dan begitu pula sebaliknya. Kita asing sepanjang waktu yang cukup lama, hingga semesta mempertemukan kita di satu hari cerah. Hari itu, aku berkenalan denganmu sebagai orang asing.

Kemudian hari berlalu, dan kita mengobrol, tertawa, berjalan, dan bersenang-senang bersama. Kepada Tuhan, aku menghatur syukur tak terperi mendapatkan sahabat sepertimu. Aku senang menghabiskan waktu denganmu, meski kita hampir tidak pernah tidak bertengkar di tiap temu. Yah, apapun itu, pertengkaran…

Lihat pos aslinya 245 kata lagi

Curhat · Renungkanlah

Bengkoknya Seorang Perempuan

  Gak tau kenapa habis baca buku "Perempuan" karangan Bapak Quraish Shihab, seolah memotivasi saya untuk menuliskan sepercik opini saya mengenai interpretasi perempuan sebagai tulang rusuk yang bengkok. Ada hadist yang mengatakan: “Saling memesanlah untuk berbuat baik kepada perempuan karena mereka diciptakan dari tulang rusuk yang bengkok.” [HR. Bukhari, Muslim dan At-Tarmidzi melalui Abu Hurairah]… Lanjutkan membaca Bengkoknya Seorang Perempuan

Curhat

Kegabutan yang Haqiqi [part2]

Heyhooo! Udah baca part 1 kan? Nah ini dia lanjutannya.. ** Untuk aku pribadi, memilih gap year karena aku yang mau. Ortu sempet heran akan keputusanku dan keukeuh untuk tetap menyekolahkanku tanpa harus menjalani Gap Year. Yasudah aku iyakan. Namun, pada akhirnya ortu sendiri yang ngasih suggest gitu biar aku take a Gap year. Karena… Lanjutkan membaca Kegabutan yang Haqiqi [part2]

Curhat

Kegabutan yang Haqiqi [part1]

Oke, oke. Jadi gini, Sebenernya udah lama banget pengen posting tentang tulisan ini. Tapi gatau kenapa kok ya banyak banget godaannya..Jadi, kurasa sekarang adalah waktu yang tepat! Langsung aja kali ya? Seperti judul diatas, ‘Kegabutan yang Haqiqi’ adalah apa yang benar-benar aku alami selama kurang lebih 6 bulan terakhir ini. Tbh, ada istilah yang lebih… Lanjutkan membaca Kegabutan yang Haqiqi [part1]

Curhat

Awal Mula Coretan Puti

  Terimakasih bu Zulfa Gini ceritanya, Dahulu kala, aku paling gak bisa dan gak mau berhubungan dengan dunia tulis menulis. Tapi sejak negara api menyerang aku duduk dibangku sekolah menengah pertama, semuanya berubah. Saat itu, Bu Zulfa (anak SMPN 9 Cimahi pasti tau) memberi kami tugas membuat buku diary alias buku harian. Dimana dalam buku… Lanjutkan membaca Awal Mula Coretan Puti

Poetry

Kepadamu, Rindu ini Tak Jemu

Kamu Yang dulu adalah selalu Tak peduli petang  berlalu Bersama kita habiskan waktu Sang waktu datang cepat memburu Merenggut kisah semasa lalu Menjeda setiap temu Antara aku dan kamu Kamu Yang kini telah berlalu Kemanakah sosokmu  yang dahulu? Sang pencipta senyum dibibirku Sendu Jauh  dari dalam kalbu Kian tak menentu Kepadamu, rindu ini tak jemu… Lanjutkan membaca Kepadamu, Rindu ini Tak Jemu

Curhat

Wejangan Vespa

Jadi, gimana rencana kedepannya? Entahlah, orangtuaku terlalu posesif. Kadang, aku ingin bisa membuktikan pada mereka, bahwa aku bisa. Aku bukan lagi anak kecil. 17 tahun usiaku. Sudah saatnya aku keluar dari sangkar. Mengudara, lepas. Dan tetap kembali. Kamu paham, kan, maksudku? Ya, tentu aku paham. Aku mengerti. Tapi, justru kamu yang belum mengerti. Mm..mak..maksudmu? Kamu… Lanjutkan membaca Wejangan Vespa